Berita Terkini

Licorice – si Manis untuk Gangguan Tenggorokan

Licorice atau akar manis merupakan tanaman yang biasa kita temukan sebagai bahan untuk membuat permen atau Pastilles pelega tenggorokan. Licorice merupakan akar dari tanaman Glycyrrhiza glabra yang biasa dimanfaatkan sebagai pemanis pada makanan atau minuman. Di Eropa, Licorice banyak dimanfaatkan dalam bentuk permen dan sangat digemari oleh masyarakat. Licorice juga sering digunakan sebagai komposisi pada minuman ringan maupun teh herbal. Rasa manis pada Licorice diperoleh karena kandungan glycyrrhizin, yang sangat manis, 50 kali lebih manis daripada gula dan memiliki khasiat pengobatan.

Selain sebagai bahan untuk pemanis, Licorice juga memiliki banyak sekali khasiat sehingga sering digunakan sebagian bahan obat-obatan maupun sebagai suplemen kesehatan. Seperti dilansir oleh situs www.webmed.com, Licorice dimanfaatkan untuk mengobati berbagai keluhan masalah pencernaan seperti seperti peradangan di perut, mulas, kolik, maupun gastritis kronis. Licorice juga sering dimanfaatkan untuk menyembuhkan sakit tenggorokan, bronkitis, batuk, dan infeksi yang disebabkan oleh bakteri dan virus. Bahkan Licorice juga dimanfaatkan untuk mengobati penyakit Addison, osteoatritis, osteoporosis, kolesterol tinggi, maupun digunakan oleh perempuan yang sudah masuk ke fase menopause untuk mengatasi gejala-gejala menopause.

Banyaknya manfaat Licorice tentu saja tidak akan selesai jika harus dibahas hanya dalam satu artikel saja. Jadi pada artikel kali ini akan fokus pada pemanfaatan Licorice untuk mengatasi gangguan tenggotokan. Di pasaran sudah banyak sekali beredar produk-produk pelega tenggorokan yang mengandung Licorice. Bahkan ada beberapa merek membuat khusus varian produk yang menonjolkan Licorice sebagai bahan andalan untuk mengatasi gangguan tenggorokan.

Licorice sangat direkomendasikan untuk mengatasi masalah gangguan tenggorokan seperti gatal dan tidak nyaman ditenggorokan, batuk, maupun infeksi di tenggorkan karena kemampuannya untuk memproduksi lendir sehat. Lendir sehat tersebut bisa membasahi tenggorokan yang kering dan menghilangkan zat asing penyebab gangguan tenggorokan. Lendir yang sehat berbeda dengan dahak yang biasanya menempel lama di tenggrorokan dan bisa menyumbat dan menempel lama di tenggorokan sehingga menghalangi sistem pernafasan. Lendir yang sehat dan bersih membuat sistem pernafasan berfungsi dengan baik karena tidak menyumbat sistem pernafaan.

Dilansir dari website national centre of biotechnology information, licorice juga memiliki potensi sebagai anti bakteri dan anti virus. Seperti diketahui, salah satu penyebab gangguan tenggorokan adalah adanya infeksi baik oleh bakteri maupun virus. Penggunaan Licorice untuk gangguan tenggorokan akan menjadi lebih efektif dengan potensi anti bakteri dan anti virus tersebut karena bisa menghilangkan penyebab terjadinya gangguan tenggorokan.

Menurut penelitia yang dilansir oleh www.researchgate.net, Licorice juga memiliki efek analgesik dan anti inflamasi yang dibuktikan dengan percobaan terhadap tikus percobaan. Efek analgesik dan anti inflamasi tentu saja sangat berguna dalam menyembukan gangguan tenggorokan. Seperti yang kita tahu, gangguan tenggorokan selalu diikuti oleh adanya rasa sakit terutama saat menelan dan timbulnya peradangan di tenggorokan. Lebih jauh lagi dengan berbagai manfaatnya, licorice sangat berguna untuk menyembuhkan gangguan tenggorokan dan juga baik untuk mencegah terjadinya gangguan tenggorokan. Sehingga sangat dianjurkan untuk selalu membawa pastilles atau permen Licorice sebagai langkah antisipasi.

Banyak sekali produk yang mengandung Licorice beredar di pasaran. Kita bisa dengan mudah mendapatkannya baik di apotik, toko obat, maupun supermarket. Salah satu produk yang mengandung Licorice adalah Capung Herbal Pastilles. Produk ini terbuat dari Licorice dan 100% herbal alami, sehingga bebas pemanis dan perasa buatan. Produk ini kami anjurkan untuk selalu dibawa sebagai langkah antisipasi terhadap gangguan tenggorokan. Capung Herbal Pastilles ini juga sudah memiliki sertifikat halal dari MUI, sehingga tidak perlu ragu untuk mengkonsumsinya [TA].

BACA LEBIH LANJUT

Jamaah Haji dan Umroh Rentan Terkena Gangguan Tenggorokan

Indonesia dan Arab Saudi khususnya Mekah dan Madinah tentu saja memiliki iklim yang berbeda. Kota Mekah dan Madinah sebagai pusat dari kegiatan haji dan umroh tentu saja memiliki iklim gurun sebagaimana kota-kota lain di di wilayah Arab. Ciri khas dari iklim gurun adalah perubahan ekstrim antara siang dan malam. Biasanya pada siang hari suhu udara akan sangat panas, sedangkan pada malam hari suhu akan menurun tajam dan menjadi sangat dingin. Bagi penduduk di wilayah Arab tentu saja iklim seperti ini menjadi hal biasa, namun akan berbeda bagi Jamaah dari Indonesia yang terbiasa dengan iklim tropis. Oleh karena itu Jamaah Haji maupun Umroh di sarankan untuk menjaga kondisi selalu fit, sehingga daya tahan tubuh tetap kuat menghadapi iklim di tanah suci.

Masalah yang bisa dialami oleh Jamaah Haji dan Umroh akibat perbedaan iklim adalah bibir pecah-pecah, mimisan, tenggorokan kering dan batuk, kulit kering dan gatal, serta kaki melepuh. Sehingga sangat penting bagi Jamaah Haji dan Umroh mempersiapkan keperluan untuk mengantisipasi iklim di tanah suci. Walaupun masalah-masalah yang diderita terkesan sepele namun hal tersebut bisa mempengaruhi kekhusuan dalam menjalankan ibadah. Masalah-masalah kesehatan tersebut juga jika dibiarkan bisa saja bertambah parah dan malah mengganggu jalannya ibadah.

Seperti dibahas pada artikel sebelumnya (klik disini) cuaca yang panas bisa menyebabkan gangguan tenggorokan. Cuaca panas bisa memicu tenggorokan kering yang menyebabkan tenggorokan terasa gatal dan tidak nyaman. Begitu juga cuaca yang panas akan memicu debu yang bisa saja terhirup dan masuk ke dalam tenggorokan. Debu-debu tersebut akan dikenali sebagai zat asing oleh tubuh yang bisa memicu timbulnya inflamasi maupun alergi. Apabila debu-debu tersebut mengandung bakteri maupun virus, tentu saja bisa menimbulkan infeksi yang berakibat tenggorokan menjadi sakit.

Banyak minum air putih tentu saja sangat direkomendasikan bagi para Jamaah Haji dan Umroh untuk mengatasi iklim di tanah suci. Minum banyak air putih membantu Jamaah Haji dan Umroh terhindar dari dehidrasi akibat cuaca panas. Minum banyak air putih juga direkomendasikan untuk membantu agar terhindar dari gangguan tenggorokan. Untuk menghindari debu, Jamaah Haji dan Umroh juga direkomendasikan untuk menggunakan masker jika sedang berada dijalan atau berada diruang terbuka, sehingga udara yang dihirup dapat tersaring terlebih dahulu dan menjadi lebih bersih.

Untuk menghidari gangguan tenggorokan, Jamaah Haji dan Umroh juga direkomendasikan untuk membawa Pastilles pelega tenggorokan. Pastilles ini berguna sebagai antisipasi agar para Jamaah Haji dan Umroh tidak terkena gangguan tenggorokan yang bisa mengganggu aktivitas ibadah. Salah satu Pastilles pelega tenggorokan yang sudah dikenal dan beredar di pasaran adalah Capung Herbal Pastilles. Produk ini mengandung Licorice dan 100% herbal alami, sehingga bebas pemanis dan perasa buatan. Capung Herbal Pastilles dikemas dalam kemasan slider yang mudah digunakan dan cukup kecil untuk masuk kantong maupun saku tas sehingga mudah untuk dibawa kemanapun aktivitas ibadah haji dan umroh. Capung Herbal Pastilles juga sudah memiliki sertifikat Halal dari MUI sehingga para Jamaah Haji dan Umroh tidak perlu khawatir ketika mengkonsumsinya [TA].

BACA LEBIH LANJUT

Ganguan Tenggorokan Saat Cuaca Panas

Indonesia dikenal dengan Negara yang mengalami 2 musim, yaitu musim kemarau dan musim hujan. Biasanya kita selalu mengantisipasi pergantian musim dari musim kemarau ke musim hujan karena sering muncil beberapa penyakit seperti flu dan batuk. Namun jarang sekali kita mengantisipasi musim kemarau, padahal pada musim kemarau justru gangguan tenggorokan lebih rentan menyerang karena cuaca yang panas. Lantas apakah cuaca panas bisa menyebabkan gangguan tenggorokan?

Jawabannya tentu saja tidak, cuaca yang panas tentu saja tidak akan menyebabkan gangguan tenggorokan secara langsung. Tetapi pada saat cuaca sedang panas dapat memicu masuknya zat asing ke dalam tenggorokan yang menimbulkan iritasi maupun infeksi pada tenggorokan. Pada saat cuaca panas, anda lebih rentan terkena gangguan tenggorokan, terlebih lagi jika anda tinggal diperkotaan atau tinggal di daerah yang gersang.

Pada saat cuaca sedang panas, udara cenderung lebih kering dan panas, sehingga tenggorokan bisa menjadi kering. Tenggorokan yang kering tentu saja sangat tidak nyaman dan mengganggu. Cuaca panas juga memicu banyaknya debu disekitar kita. Debu-debu tersebut jika masuk ke dalam tenggorokan tentu saja akan menimbulkan iritasi yang menyebabkan tenggorokan menjadi sakit dan tidak nyaman. Jika debu tersebut mengandung bakteri atau virus, maka tidak menutup kemungkinan gejala yang dirasakan akan bertambah parah karena adanya infeksi.

Gangguan tenggorokan memang penyakit yang seringkali dianggap sepele karena biasanya bisa sembuh dengan sendirinya. Namun akan lebih baik jika kita berusaha mencegah agar tidak mengalami gangguan tenggoroakan. Rasa gatal dan tidak nyaman di tenggorokan sangat mengganggu bukan?

Pada saat cuaca sedang panas, disarankan untuk menggunakan masker agar udara yang kita hirup tersaring terlebih dahulu, sehingga udara yang masuk kedalam tubuh kita menjadi lebih bersih. Terlebih jika anda tinggal diperkotaan dengan tingkat polusi yang tinggi. Menggunakan masker adalah pilihan paling bijaksana sebagai langkah awal pencegahan bagi anda agar tidak ada debu maupun bakteri dan virus yang masuk ke tenggorokan anda.

Minum banyak air putih juga sangat disarankan untuk memastikan tenggorokan anda terbebas dari gangguan tenggorokan. Banyak minum air putih akan membasahi tenggorokan anda yang kering sehingga tubuh memiliki cukup cairan untuk memproduksi lendir sehat untuk membasahi tengorokan dan menjaga tenggorokan tetap lembab. Selaput lendir yang lembab menjadikannya lebih efektif untuk melawan bakteri dan zat asing lainnya yang masuk ke dalam tenggorokan sebagai bagian dari mekanisme pertahanan tubuh.

Menggunakan pastilles pelega tenggorokan juga bisa menjadi solusi untuk mengobati maupun menjaga anda dari gangguan tenggorokan. Anda bisa mencoba pastilles yang mengandung licorice seperti Capung Herbal Pastilles yang sudah terbukti baik untuk meredakan gangguan tenggorokan. Capung Herbal Pastilles ini terbuat dari 100% bahan herbal alami, sehingga bebas dari pemanis dan perasa buatan. Anda juga tidak perlu khawatir mengenai kehalalan produk ini, karena Capung Herbal Pastilles sudah tersertifikasi Halal dari MUI [TA].

BACA LEBIH LANJUT

Hindari Makanan dan Minuman Manis Saat Ganguan Tenggorokan

Mengalami sensasi gatal dan tidak nyaman di tenggorokan pasti sangat menganggu dan membuat aktivitas sehari-hari menjadi tidak optimal. Apalagi jika ditambah rasa sakit pada tenggorokan, rasanya pasti akan sangat tidak nyaman dan bertambah sakit saat menelan. Adanya gangguan pada tenggorokan memang seperti penyakit yang sepele, namun bisa berdampak pada produktivitas kerja sehari-hari. Rasa sakit saat menelan juga membuat makan menjadi tidak enak sehingga bisa menurunkan daya tahan tubuh karena porsi makan yang berkurang. Supaya gangguan tenggorokan cepat sembuh dan tidak bertambah parah, tentu saja ada beberapa jenis makanan yang tidak disarankan untuk dikonsumsi, termasuk goreng-gorengan. Namun ternyata makanan atau minuman manispun ternyata harus dihindari, kenapa?

Minum teh manis panas atau aneka kue-kue dan permen memang sangat enak rasanya, namun jika sedang mengalami gangguan tenggorokan ada baiknya untuk dihindari. Memakan makanan manis memang tidak akan menyebabkan terkena gangguan tenggorokan. Namun makanan dan minuman manis justru bisa membuat gangguan tenggorokan bertambah parah. Pada dasarnya gangguan tenggorokan disebabkan oleh adanya zat asing yang masuk ke dalam tenggorokan sehingga menimbulkan alergi, gangguan tenggorokan juga bisa dipicu oleh adanya bakteri dan virus. Kondisi tenggorokan pada saat terjadi gangguan tenggorokan biasanya terdapat adanya iritasi dan inflamasi, dengan mengkonsumsi makanan dan minuman manis akan menjadikan tenggorokan tambah sensitif sehingga iritasi dan inflamasi yang dirasakan menjadi semakin parah. Kondisi yang dirasakan akan semakin parah jika makanan atau minuman manis tersebut dikombinasikan dengan es. Mengkonsumsi es bisa menyebabkan refleks batuk dan membuat inflamasi bertambah parah.

Mengapa makanan dan minuman manis bisa memperparah gangguan tenggorokan yang dirasakan? Kandungan gula dalam makanan dan minuman manis pada dasarnya akan bersifat asam dalam tubuh, sehingga akan mempenaruhi kesetimbangan asam dan basa tubuh. Bakteri maupun virus sangat menyukai lingkungan asam ketika terjadi ketidak seimbangan asam basa tubuh, sehingga bakteri dan virus akan berkembang lebih cepat. Suasana asam juga akan menimbulkan peradangan menjadi tambah parah sehingga gangguan tenggorokan yang dirasakan menjadi semakin parah.

Mengkonsumsi makanan atau minuman manis juga bisa menyebabkan sistem kekebalan tubuh akan menurun. Perlu diingat bahwa sistem kekebalan tubuh merupakan perisai pertama yang membentengi tubuh dari adanya zat asing maupun bakteri dan virus yang masuk ke dalam tubuh. Pada kondisi sistem kekebalan tubuh yang menurun tentu bisa menimbulkan iritasi maupun infeksi pada tenggorokan yang terjadi semakin parah. Asupan gula yang terlalu banyak bisa menyebaban penurunan jumlah Vitamin-C dalam tubuh. Seperti diketahui, Vitamin-C sangat berguna untuk meningkatkan dan mempertahankan sistem kekebalan tubuh. Kekurangan Vitamin-C tentu saja akan menyebabkan daya tahan tubuh akan menurun sehingga resiko terjadinya iritasi dan infeksi menjadi lebih besar.

Menghindari makanan dan minuman manis seperti permen tentu saja baik untuk menjaga agar gangguan tenggorokan tidak bertambah parah. Banyak minum air putih hangat dan mengkonsumsi makanan yang sehat sangat direkomendasikan ketika sedang mengalami gangguan tenggorokan. Untuk mempercepat kesembuahan gangguan tenggorokan, bisa dengan mengkonsumsi pelega tenggorokan. Untuk memilih pelega tenggorokan yang beredar di pasaran, pilihlah yang tidak dalam bentuk permen dan bebas gula. Salah satu contohnya anda bisa menggukanan Capung Herbal Pastilles. Produk ini terbuat dari Licorice dan 100% bahan herbal alami, sehingga bebas gula dan perasa buatan. Capung Herbal Pastilles ini sudah terbukti efektif untuk gangguan tenggorokan, dan yang tidak kalah penting produk ini juga sudah memiliki sertifikat Halal dari MUI [TA].

BACA LEBIH LANJUT

Khasiat Buah Adas Untuk Gangguan Tenggorokan

Foeniculi Fructus atau di Indonesia di kenal dengan nama Buah Adas biasanya dimanfaatkan sebagai bumbu masakan. Selain sebagai bumbu, pemanfaatan Buah Adas biasanya digunakan sebagai herbal yang memiliki banyak sekali manfaat untuk kesehatan. Kandungan minyak atsiri dari Buah adas dapat dimanfaatkan untuk membuat minyak wangi sabun, teh, maupun bumbu masakan. Untuk manfaat kesehatan Buah Adas juga di manfaatkan sebagai herbal untuk mengatasi masalah Infeksi saluran pernafasan atas, batuk, melancarkan pencernaan dan mengatasi sembelit. Sebagian tambahan, Buah Adas juga banyak digunakan sebagai herbal untuk menambah produksi ASI dan juga digunakan oleh perempuan yang sudah masuk pada fase menopause untuk mencegah hot flushes.

Karakter Buah Adas yang memiliki rasa manis dan aromatik yang menyerupai licorice juga menjadikan Buah Adas banyak dimanfaatkan untuk penyegar pernafasan juga digunakan untuk sebagai pelega tenggorokan. Dengan karakter tersebut, adas biasanya digunakan sebagai salah satu bahan aktif yang terdapat dalam pastilles pelega tenggorokan.

Pemanfaatan Buah Adas sebagai pelega tenggorokan didukung oleh sifat Buah Adas yang sangat cocok untuk mengatasi gangguan tenggorokan. Seperti disebutkan dalam situs National Center for Biotechnology Information, Buah Adas bekerja sebagai antimikroba, antiinflamasi, analgesik, dan juga memiliki potensi sebagai antialergi. Dengan demikian Buah Adas memiliki potensi untuk menghilangkan semua gejala dari gangguan tenggorokan dan juga mengatasi penyebabnya.

Pada dasarnya gangguan tenggorokan dipicu oleh adanya zat asing yang masuk ke tenggorokan. Pada kasus yang lebih parah, bisa terjadinya infeksi pada tenggorokan. Dengan potensinya sebagai antialergi, Buah Adas dapat mengatasi terjadinya alergi yang biasanya menimbulkan rasa gatal dan tidak nyaman di tenggorokan.

Buah Adas juga bisa mencegah gangguan tenggorokan menjadi lebih parah karena bekerja juga sebagai antimikroba. Gangguan tenggorokan bisa juga disebabkan oleh bakteri. Pada kasus gangguan tenggorokan yang disebabkan oleh bakteri, menggunakan Buah Adas menjadi sangat efektif karena juga bisa mencegah terjadinya infeksi yang lebih berat. Maka dengan demikian Buah Adas tidak hanya berfungsi untuk mengatasi gangguan tenggorokan saja, tetapi juga mencegah gangguan tenggorokan yang diderita berkembang menjadi lebih parah karena infeksi.

Sifat antiinflamasi dan analgesik dari Buah Adas sangat cocok untuk mengatasi gejala-gejala yang ditimbulkan oleh gangguan tengorokan. Adanya zat asing maupun bakteri pada tenggorokan tentu saja akan menimbulkan pembengkakan sebagai respon tubuh. Adanya pembengkakan tersebut biasanya diikuti oleh rasa sakit maupun tidak nyaman di tenggorokan. Walaupun terkadang rasa sakit tidak terlalu terasa, tapi ketika menelan biasanya akan terasa sangat sakit. Dengan efek analgesiknya, Buah Adas sangat membatu mengurangi rasa sakit yang diderita.

Tentu saja jika terkena gangguan tenggorokan kita tidak perlu repot-repot untuk mencari Buah Adas, karena sudah banyak dipasaran pelega tenggorokan yang mengandung Buah Adas. Salah satunya yaitu Capung Herbal Pastilles. Selain mengandung Buah Adas, Capung Herbal Pastilles juga mengandung Licorice dan terbuat dari bahan herbal alami, sehingga bebas dari pemanis dan perasa buatan. Untuk jaminan halal, Capung Herbal Pastilles juga sudah mengantongi sertifikat halal dari MUI, sehingga tidak perlu khawatir mengkonsumsinya [TA].

BACA LEBIH LANJUT

Makanan yang Harus Dikurangi Saat Lebaran Untuk Bebas Gangguan Tenggorokan

Hari raya Idul Fitri, hari raya kemenangan bagi seluruh umat muslim di seluruh Dunia. Setelah selama satu bulan penuh menahan diri untuk berpuasa, hari raya Idul Fitri menjadi momen merayakan kemenangan bersama keluarga. Biasanya pada hari raya Idul Fitri dilengkapi dengan makanan-makanan khas seperti kue kering, ketupat, opor, cemilan, dan banyak lagi. Hidangan-hidang tersebut tentu saja sangat meggugah selera, apalagi setelah satu bulan penuh berpuasa.

Namun tetap saja kita harus bisa membatasi memakan makanan tersebut, terutama makanan-makanan yang bisa menyebabkan resiko pada kesehatan kita. Sebagai contoh, jika anda memiliki riwayat kolesterol, maka akan sangat bijaksana jika anda mengurangi memakan opor ayam. Kita sudah tahu bahwa makanan yang bersantan beresiko meningkatkan kadar kolesterol. Begitu juga cemilan-cemilan yang mengandung garam yang tinggi, sangat tidak direkomendasikan untuk anda yang memiliki riwayat  darah tinggi.

Begitu juga dengan penderita gangguan tenggorokan, beberapa makanan di bawah ini tidak direkomendasikan. Bahkan jika anda dalam keadaan sehat dan tenggorokan anda tidak mengalami kendala seperti gatal dan tidak nyaman, maka sangat dianjurkan untuk tidak terlalu banyak memakan makanan ini. Berikut adalah makanan-makanan yang biasa dihidangkan saat hari raya Idul Fitri yang dianjurkan untuk tidak berlebih untuk menjaga agar tenggorokan anda tetap sehat.

 

Makanan Pedas

Memakan makanan pedas memang nikmat, semakin pedas rasanya semakin membuat penasaran untuk terus memakannya. Bahkan sekarang banyak sekali menu-menu kuliner yang mengandalkan rasa pedas sebagai menu andlannya. Banyak yang berasumsi bahwa memakan makanan pedas dapat meringankan rasa gatal dan tidak nyaman akibat gangguan tenggorokan. Namun, anggapan tersebut nyatanya adalah salah, bahkan makanan pedas bisa menyebabkan gangguan tenggorokan yang sedang anda derita semakin parah. Walaupun tenggorokan anda sedang sehat, akan sangat bijaksana jika anda membatasi makanan pedas. Rangsangan ditenggorokan akibat makanan pedas bisa menyebabkan terjadi iritasi yang menimbulkan rasa gatal dan tidak nyaman di tenggorokan. Jadi, makanan pedas memang nikmat untuk disantap bersama keluarga, tapi lebih baik untuk membatasi memakan makanan pedasnya.

 

Makanan Renyah dan Keras

Makanan renyah merupakan makanan yang sangat favorit bagi sebagaian besar masyarakat Indonesia. Contohnya kerupuk, kerupuk telah menjadi makanan pendamping yang hampir selalu tersedia dalam berbagai hidangan yang disajikan, terutama untuk makanan yang berkuah. Jika kita memakan bakso, mie ayam, atau sayuran berkuah, rasanya akan kurang afdol jika tidak menyertakan kerupuk sebagai lauk pendamping. Begitu juga banyak cemilan yang sering dikonsumsi bersama sambil bercengkrama bersama keluarga contohnya kacang-kacangan dan keripik. Tanpa disadari makanan-makanan tersebut bisa memicu alergi dan iritasi di tenggorokan, sehingga menyebabkan gatal dan tidak nyaman di tenggorokan. Makanan-makanan tersebut juga sangat tidak direkomendasikan bagi anda yang sedang menderita gangguan tenggorokan, karena bisa memicu gangguan tenggorokan yang sedang anda derita semakin parah.

 

Makanan Berminyak

Sebagian besar masyarakat Indonesia pasti menyukai makanan yang digoreng. Namun seperti diketahui bahwa kandungan minyak dalam masakan yang digoreng berpotensi menyebabkan iritasi di tenggorokan yang bisa menyebabkan rasa gatal dan tidak nyaman. Senyawa Akrolein akan terbentuk dari minyak yang dipanaskan hingga mencapai titik asapnya, jika minyak goreng terus menerus digunakan senyawa akrolein yang bersifat iritan akan ikut menempel di makanan.  Boleh-boleh saja memakan makanan yang digoreng namun jangan berlebihan dan minyak goreng yang digunakan harus minyak goreng yang baru, kandungan sehingga senyawa akroleinnya masih sedikit. Namun jika anda sedang mengalami gangguan tenggorokan, memakanan makanan yang digoreng sangat tidak dianjurkan, karena bisa menambah parah ganguan tenggorokan yang diderita.

 

Mengalami gangguan tenggorokan memang terdengan sepele, namun rasa gatal dan tidak nyaman ditenggorokan bisa membuat anda tergangu, sehingga momen berkumpul bersama dengan keluarga merayakan hari raya Idul Fitri terganggu. Sebagai langkah antisipasi, anda bisa menyediakan Pastilles pelega tenggorokan. Capung herbal Pastilles merupakan Pastilles pelega tenggorokan yang sudah beredar di Indonesia. Capung Herbal Pastilles ini memiliki keunggulan sebagai Pastilles yang mengandung Licorice dan terbuat dari 100% bahan herbal alami, sehingga bebas gula dan perasa buatan. Anda juga tidak perlu khawatir mengenai kehalalanan produk ini, karena Capung Herbal Pastilles sudah tersertifikasi Halal dari MUI [TA].

BACA LEBIH LANJUT